Jurnalis Online Indonesia/Siak – PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum Kabupaten Siak mengelar khataman Al-Qur’an dan akhirussanah sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar, berlangsung di SD Sains Tahfidz Islamic Center Siak, Sabtu (6/6/2026). 

Wakil Bupati Siak Syamsurizal, turut menghadiri kegiatan ini, sebanyak 104 peserta ikut dalam kegiatan itu. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran dasar akademik, tetapi juga pembiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an serta pembentukan karakter sejak dini.

Syamsurizal memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh peserta didik yang telah mengikuti khataman Al-Qur’an dan akhirussanah tersebut.

"Selamat dan tahniah kepada seluruh anak-anak yang telah mengikuti khataman Al-Qur’an dan akhirussanah hari ini. Islamic Center memiliki keunggulan di bidang tahfiz Al-Qur’an, terlihat dari anak-anak yang sudah dibiasakan menghafal usia dini, tentu ini berkat peran guru dan orang tua," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, penguatan pendidikan anak usia dini perlu mendapat perhatian serius, tidak hanya pada aspek keagamaan. Tetapi juga pada penguatan kemampuan lain seperti bahasa dan keterampilan dasar, sehingga anak memiliki kesiapan yang lebih baik untuk jenjang pendidikan berikutnya.

Syamsurizal menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak mendukung upaya pengembangan pendidikan yang lebih luas, termasuk peluang peningkatan kualitas pendidikan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami mendorong pengmbangan pendidikan yang berkualitas, sehingga anak mampu bersaing baik di lingkungan sekolahnya, juga di luar," pintarnya.

Kepala Sekolah PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum, Siti Rohimah, menyampaikan bahwa kegiatan akhirussanah ini menjadi momen penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar.

Dalam laporanya, kegiatan itu diikuti 104 peserta didik dari kelompok Taman Kanak-kanak B (TKB), di mana 47 di antaranya mengikuti program Takhasus (pendalaman khusus hafalan Al-Qur’an) sebagai bagian dari pembelajaran tahfiz di lembaga tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya di PAUD ini. Semoga apa yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi generasi Qurani yang berkarakter," ujarnya.

Salah seorang wali murid dari siswa bernama Rahma Kamila, mengaku bangga atas capaian anaknya, salah satu peserta dengan capaian hafalan terbaik pada angkatan tahun pelajaran 2025/2026 dengan hafalan hingga satu juz. 

"Kami sangat bersyukur dan bangga. Kami sebagai orang tua mendukung anak kami dengan rutin murojaah di rumah. Ini juga berkat bimbingan guru sehingga hafalan dapat terjaga dengan baik," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, capaian hafalan Al-Qur’an para peserta didik menjadi perhatian. Sejumlah anak menunjukkan kemampuan hafalan yang baik sebagai hasil pembelajaran tahfiz yang diterapkan sejak usia dini di lembaga tersebut.

Di antaranya, Rahma Kamila binti Ade Ahmad Hanif dan M. Akira Rafaiza al-Bayhiqi bin Muhammad Muaddin yang berhasil mencapai hafalan hingga satu juz sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan penampilan seni tari dari para siswa/siswi yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara dan mendapat apresiasi dari tamu undangan serta orang tua.

(Rahma/MC Siak)