Jurnalis Online Indonesia/_WN salah seorang warga Perumahan Bumi Riau Lestari, kelurahan simpang baru, kecamatan Binawidya - kota pekanbaru akan dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus memasukan Em untuk menjadi Satpam Melalui PT. PMSS, hal ini dikatakan Nelson Hutahaean Ketua Umum DPP LSM KIPPI (Komunitas Insan Peduli Pers Indonesia) selaku Penerima kuasa pendamping. 
Menurut nelson, kejadian perkara pada selasa( 14/04/2026) melalui HP WN menjanjikan kepada korban dengan gaji Rp.2.8 juta langsung masuk kerja pada saat uang ditranfer. 
Dilanjutkannya, karena sangat membutuhkan pekerjaan Em saat itu juga mengirimkan uang senilai Rp. 1.5 juta dengan perjanjian sisa uang Rp. 1 juta akan di berikan korban lagi setelah Em masuk kerja dan dipotong setelah gajian pertama, namun sayangnya setelah Em mendatangin lokasi tempat kerja disalah satu komplek Pergudangan di jln air hitam ternyata gaji yg dijanjikan WN sebesar Rp, 2.8 juta ternyata hanya Rp. 2.3 juta Sehingga Em menolak untuk bekerja karena tidak sesuai gaji yang dijanjikan calon terlapor, kata Nelson kepada centralpublik.com pada sabtu(18/04/2026). 
"Kendatipun korban mengalami kerugian sejuta lima ratus tetapi kuat dugaan WN sudah terbiasa melakukan dugaan tindak pidana ini kepada orang lain sehingga nantinya polisi kami minta untuk memproses kejadian ini walaupun kasus tersebut adalah kasus tindak pidana ringan",ucap nelson mengakhiri. 
Sementara itu ditempat terpisah, Em mengatakan bahwa WN mengirimkan no rek an perempuan lalu setelah dikirim uang sebesar Rp. 1.5 juta ternyata setelah didatangin tempat untuk bekerja nyatanya  gaji yg dijanjikan hanya Rp. 2.3 juta tdk sesuai janji WN sebesar Rp. 2.8 juta lalu Em menolak untuk bekerja, namun sayangnya saat Em menghubungin WN untuk meminta uang kembali nomor Wa Em sudah diblokir WN. 
"Pemblokiran nomor Wa saya merupakan ada niat tidak baik WN sehingga saya membuat surat kuasa kepada pengurus LSM KIPPI agar permasalahan ini ditindak lanjuti sebagaimana mestinya", tutup korban. 
Informasi yang dihimpun, dari sumber lainnya, WN sudah sering menawarkan jasa penerimaan satpam dengan meminta uang jutaan rupiah agar dipekerjakan diperusahaan. 
Salah seorang ibu rumah tangga yg berinisial IM pernah juga dimintain senjumlah uang untuk dipekerjakan jadi satpam tetapi IM hanya bersedia membayar saudaranya yang akan bekerja apabila sudah masuk bekerja tetapi WN menolak saat informasi ini dikonfirmasi kan kepada WN melalui nomor wa nya,  WN mengatakan duit tersebut masuk kekantor sembari memberikan nomor wa kantor kepada redaksi.

Sampai dimana kebenaran WN dan benarkah uang tersebut masuk ke Perusahan akan terus di ikuti Pemberitaan nya .(Rilis KİPPİ /Tim Redaksi )