Jurnalis Online Indonesia /SIAK – Upaya percepatan perbaikan infrastruktur terus dilakukan jajaran Polres Siak bersama masyarakat. Renovasi dua jembatan vital di Kabupaten Siak kini telah memasuki tahap akhir dengan progres pengerjaan mencapai 95 persen.

Kegiatan renovasi jembatan terus berlanjut hingga Minggu (8/2/2026), masing-masing di Jembatan Sungai Penyengat Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, serta Jembatan Jalan Datuk Bendahara Kampung Rawang Air Putih, Kecamatan Siak.

Di Kecamatan Koto Gasib, personel Polsek Koto Gasib bersama tukang dan masyarakat fokus menyelesaikan plester sayap tembok jembatan. Sementara di Kecamatan Siak, gotong royong melibatkan personel Polsek Siak, Satpolairud, Brimob, Ditsamapta Polda Riau, TNI, perangkat kampung, serta warga setempat dengan pekerjaan utama memplester tembok pembatas jembatan.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, Alhamdulillah kedua jembatan sudah hampir selesai, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan fasilitas umum, terutama untuk jalur akses anak-anak sekolah di kedua desa tersebut.

> “Renovasi jembatan ini sangat penting karena menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Alhamdulillah, progres perbaikan sudah mencapai 95 persen. Ini berkat sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah kampung, dan masyarakat,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.


AKBP Sepuh Ade menambahkan, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Sementara itu, Zaini Kepala Kampung Rawang Air Putih menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan langsung jajaran kepolisian dalam membantu renovasi jembatan di wilayahnya.

> “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Kapolda, Polres Siak dan seluruh pihak yang terlibat. Jembatan ini akses utama masyarakat anak-anak sekolah, dan dengan perbaikan yang hampir rampung, tentu akan sangat membantu aktivitas warga sehari-hari,” ungkap Zaini.


Hal senada juga disampaikan Kepala Kampung Buatan I Zulkarnaen, yang menilai kehadiran aparat kepolisian memberi dampak positif bagi percepatan pembangunan di kampung.

> “Dengan dukungan Polri, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” katanya.


Kegiatan renovasi berlangsung hingga sore hari dan selama pelaksanaan situasi dilaporkan aman dan kondusif. Renovasi jembatan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam waktu dekat dan segera dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
((Tina )